Puasa 2022 Berapa Hari Lagi? Ini Prediksi Sejumlah Pakar

Ragam1623 Views

Bulan puasa selalu menjadi saat yang ditunggu oleh muslim di seluruh dunia. Sudah awal tahun 2022, wajar jika sekarang banyak yang tanya puasa 2022 berapa hari lagi. Bagi yang sedang menunggu datangnya bulan puasa ramadhan 2022, harap sabar.

Meski belum ada keterangan resmi dari pemerintah, namun setidaknya sudah bisa dilihat pada beberapa kalender yang memakai sistem hisab. Sedangkan untuk sistem hilal tentu harus menunggu dulu.

Menu Ramadhan Praktis:

Puasa 2022 berapa hari lagi?

Sebagai manusia yang berbangsa dan bernegara, kita harus menunggu keputusan dari pemerintah. Dan Pemerintah memang belum menetapkan Ramadhan 2022 yang bertepatan dengan 1443 Hijriah. Namun informasi ini bisa dilihat dalam kalender Hijriah global yang dibuat PP Muhammadiyah.

Tapi, dari website resmi Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, puasa Ramadhan 2022 diperkirakan jatuh pada Sabtu (2/4/2022). Artinya puasa Ramadhan akan kembali dijalankan dalam 89 hari lagi.

Dengan begitu, umat islam bisa memersiapkan diri sebaik mungkin. Karena waktu 3 bulan tidak akan lama. Makin bagus jika persiapan sejak sekarang. Misalnya dengan melatih diri berpuasa Senin-Kamis.

Muhammadiyah menjelaskan, kalender Hijriah global adalah prototipe versi resmi. Kalender resmi akan tersedia dalam bentuk cetak yang diterbitkan Suara Muhammadiyah.

Baca juga: Puasa 2022 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Prediksi Muhamadiyyah

Selain melihat di kalender Hijriah global, pelajar juga bisa mengetahuinya dengan klik Google. Keyword yang perlu diketik adalah berapa hari lagi puasa, yang bisa ditambah Ramadhan 2022

Google akan memberi informasi puasa akan dilaksanakan dalam 89 hari. Puasa Ramadhan 1443 Hijriah dijalankan selama 30 hari pada 1-30 April 2022. Selanjutnya umat muslim merayakan Idul Fitri atau kerap disebut Lebaran.

Anjuran Mempersiapkan diri Sebelum Ramadhan

Paling tepat adalah berpuasa. Itu juga jadi kebiasaan para ulama salaf dan juga generasi orang salih sebelum kita. Rasulullah bersabda:

Dari Usamah bin Zaid, dia berkata, “Aku bertanya kepada Nabi, “Ya Rasulullah, aku tidak melihat engkau sering berpuasa dalam satu bulan kecuali di bulan Sya’ban?”

Beliau bersabda,

 “Ini adalah bulan yang banyak dilalaikan orang, terletak antara Rajab dan Ramadan. Padahal Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal kepada Tuhan yang mengatur semesta alam. Aku ingin, saat amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.”

Imam Ibnu Rojab Al-Hambali rahimahullah menjelaskan,

Hadis ini dalil anjuran mengisi waktu yang sering diabaikan dengan amalan ibadah. Dan mengisi waktu yang diabaikan dengan aktivitas ibadah adalah dicintai oleh Allah ‘azza wajalla. Sebagaimana dilakukan oleh para ulama salaf dahulu, mereka mengisi antara Maghrib dan Isya dengan sholat sunah. Ketika ditanya alasan mereka menjawab, “Ini adalah waktu yang sering diabaikan manusia.” (Latho-iful Ma’arif hal. 251)

Bahkan Ibnu Rajab berpendapat, sebaiknya latihan puasa sebelum datangnya Ramadhan,  Ibnu Rajab rahimahullah menjelaskan,

Ada ulama yang berpandangan, bahwa puasa Nabi ﷺ di bulan Sya’ban, bertujuan untuk latihan sebelum menjalani puasa ramadhan. Supaya berjumpa ramadhan tidak dengan rasa berat. Dia telah berlatih puasa dan dia telah merasakan kelezatan dan manisnya puasa Sya’ban di hatinya. Sehingga memasuki Ramadhan dengan penuh kekuatan dan semangat. (Dikutip dari: Nida’ ar Royyan 1/479)

Kesimpulannya..

Bro and Sis jangan cuma tanya Puasa 2022 Berapa Hari Lagi. Namun siapkan diri juga untuk melatih diri dengan berpuasa Sunnah.

Selain tidak kaget ketika ramadhan tiba, kalian juga bisa menambah kegiatan positif bernilai akhirat. Jadi, yuk siapkan diri dari sekarang sambur ramadhan.

Comment